oleh

Jelang Pilkades, 146 Cakades Teken Kesepakatan Pilkades Damai

WartaGrobogan- Sri Sumarni Bupati Grobogan mengajak semua calon kepala desa (cakades) untuk menjaga pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2019 agar bisa berjalan aman, tertib dan lancar.

Hal itu, diungkapkannya dalam acara kesepakatan damai dari 146 cakades yang berkompetisi merebutkan kursi Kepala Desa di 51 Desa dari 19 Kecamatan.

Kesepakatan damai tersebut yang berlangsung di Pendopo Kabupaten pada Senin (01/07/2019) tersebut juga dilakukan dengan ditanda tangani kesepakatan damai dari Bupati Sri Sumarni, Ketua DPRD Agus Siswanto, Kapolres AKBP Choiron El Atiq, dan Dandim 0717 Purwodadi Letkol Inf Asman Mogoginta serta Forkopinda.

Acara tersebut juga dihadiri Camat, Kapolsek dan Danramil dari 17 Kecamatan serta semua cakades yang nanti akan mengikuti pilkades.

”Selama pelaksanaan Pilkades saya harapkan calon kepala desa mempertahankan situasi dan kondisi Kabupaten Grobogan untuk tetap damai dan kondusif,” kata Bupati Sri Sumarni.

Dalam kesempatan itu, Bupati berharapa melalui ikrar dan kesepakatan damai bersama ini akan melahirkan kesadaran dan kepatuhan terutama para calon kepala desa, dalam mentaati peraturan yang sudah ditetapkan.

Tahapan dari panitia Pilkades telah menetapkan 146 orang calon kepala desa untuk berkompetisi untuk mengisi 51 formasi jabatan Kepala Desa di 17 Kecamatan pada Pilkades serentak Kabupaten Grobogan tahun 2019. Sedangkan pemungutan suara digelar pada 10 Juli 2019.

”Para Calon akan cenderung melakukan berbagai upaya dan berusaha menggunakan setiap kesempatan yang ada untuk meraih dukungan pemilih. Maka kesepakatan damai Pilkades semacam ini perlu penting untuk dilaksanakan,” ujarya.

Bupati menambahkan, agar semua calon mampu mengendalikan diri dan dapat berhitung secara obyektif. Jika tidak jadi jangan kemudian menanggung beban yang besar, dan apabila terpilih tidak hanya berpikir untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan.

”Ingat, masa jabatan Kepala Desa hanya enam tahun dan juga dihadapkan pada tuntutan tugas yang berat, pengawasan yang ketat, sehingga diperlukan konsentrasi tinggi dan profesionalisme yang berorientasi pada kinerja,” tandasnya.

Bupati berpesan agar panitia untuk selalu menekankan netralitas dan integritas seluruh penyelenggara Pilkades.

Pedomani dan laksanakan sesuai ketentuan aturan yang ada. Jika ada hal-hal yang kurang jelas konsultasikan pada Panitia Pengawas baik di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

”Jangan membuat kebijakan di luar ketentuan yang ada, yang pada saatnya justru akan menimbulkan kerawanan masalah/ gugatan yang sulit untuk dipertanggungjawabkan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed